Minggu, 30 September 2018

AI (Artificial Intelegent)


          A. Definisi AI (Artificial Intelegent)


AI atau Artificial intelegent merupakan kawasan suatu penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang dalam pandangan manusia adalah cerdas. Kecerdasan Buatan merupakan sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia yang berarti suatu cabang dari ilmu komputer yang dalam merepresentasikan pengetahuan lebih banyak menggunakan bentuk symbol-simbol daripada bilangan, dan memproses informasi berdasarkan metode heuristic atau dengan berdasarkan sejumlah aturan (Encyclopedia Britannica).

B.    Sejarah Artificial Intelegent

Berbagai litelatur mengenai kecerdasan buatan menyebutkan bahwa ide mengenai kecerdasan buatan diawali pada awal abad 17 ketika Rene Descartes mengemukakan bahwa tubuh hewan bukanlah apa-apa melainkan hanya mesin-mesin yang rumit. Kemudian Blaise Pascal yang menciptakan mesin penghitung digital mekanis pertama pada 1642. Selanjutnya pada abad 19, Charles Babbage dan Ada Lovelace bekerja pada mesin penghitung mekanis yang dapat diprogram.
Perkembangan terus berlanjut, Bertrand Russell dan Alfred North Whitehead menerbitkan Principia Mathematica, yang merombak logika formal. Warren McCulloch dan Walter Pitts menerbitkan “Kalkulus Logis Gagasan yang tetap ada dalam Aktivitas” pada 1943 yang meletakkan pondasi awal untuk jaringan syaraf.
Tahun 1950-an adalah periode usaha aktif dalam AI. Program AI pertama yang bekerja ditulis pada 1951 untuk menjalankan mesin Ferranti Mark I di University of Manchester (UK): sebuah program permainan naskah yang ditulis oleh Christopher Strachey dan program permainan catur yang ditulis oleh Dietrich Prinz. John McCarthy membuat istilah “Kecerdasan Buatan” pada konferensi pertama pada tahun 1956, selain itu dia juga menemukan bahasa pemrograman Lisp. Alan Turing memperkenalkan “Turing test” sebagai sebuah cara untuk mengoperasionalkan test perilaku cerdas. Joseph Weizenbaum membangun ELIZA, sebuah chatterbot yang menerapkan psikoterapi Rogerian.
Selama tahun 1960-an dan 1970-an, Joel Moses mendemonstrasikan kekuatan pertimbangan simbolis untuk mengintegrasikan masalah di dalam program Macsyma, program berbasis pengetahuan yang sukses pertama kali dalam bidang matematika. Marvin Minsky dan Seymour Papert menerbitkan Perceptrons, yang mendemostrasikan batas jaringan syaraf sederhana dan Alain Colmerauer mengembangkan bahasa komputer Prolog. Ted Shortliffe mendemonstrasikan kekuatan sistem berbasis aturan untuk representasi pengetahuan dan inferensi dalam diagnosa dan terapi medis yang diyakini sebagai sistem pakar pertama. Hans Moravec mengembangkan kendaraan terkendali komputer pertama untuk mengatasi jalan yang mempunyai rintangan secara mandiri.
C.     Contoh dari Artificial Intelegent:
VR ( Virtual Reality).

  
Virtual reality (VR) atau realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment), suatu lingkungan sebenarnya yang ditiru atau benar-benar suatu lingkungan yang hanya ada dalam imaginasi. Lingkungan realitas maya terkini umumnya menyajikan pengalaman visual, yang ditampilkan pada sebuah layar komputer atau melalui sebuah penampil stereokopik, tetapi beberapa simulasi mengikutsertakan tambahan informasi hasil pengindraan, seperti suara melalui speaker atau headphone.

Drone


Drone adalah pesawat tanpa awak  yang dikendalikan dari jarak jauh. Dahulu mungkin orang mengenal drone atau pesawat tanpa awak digunakan oleh militer untuk memata-matai musuh di daerah konflik. Tapi kini Drone non militer menjadi hobi baru, penggunanya juga sangat beragam mulai dari anak sekolah hingga profesional.

Smartwatch


Smartwatch, secara bahasa terdiri dari 2 kata yakni "Smart" yang artinya pintar/cerdas dan "Watch" yang berarti jam/arloji, nah udah pada tahu kan arti dari Smartwatch ini, ya betul smartwatch adalah arloji pintar, mirip dengan arti dari smartphone yang dalam Bahasa Indonesia dimaknai dengan ponsel pintar. 

Share:

SISTEM CERDAS

A.    Definisi Sistem Cerdas
            Sebuah system yang bias disebut juga dengan Kecerdasan Buatan atau Intelegensi Buatan(Artificial Inteligence) yang merupakan cabang terpenting dalam dunia computer. Computer bukan hanya sebuah alat untuk menghitung melainkan diharapkan dapat diberdayakan unuk mengerjakan segala sesuatu yang dapat dikerjakan oleh manusia. Manusia memiliki sebuah pengetahuan serta pengalaman dan kemampuan penalaran yang baik, agar computer bias bertindak seperti manusia, maka komputer juga harus debekali dengan pengetahuan dan mempunyai kemampuan untuk menalar.

B.    Karakteristik Sistem Cerdas:

·         Memiliki fasilitas informasi yang handal
·         Mudah dimodifikasi
·         Dapat digunakan dalam berbagai jenis komputer
·         Memiliki kemampuan untuk belajar beradaptasi
·         Bekerja secara sistematis berdasarkan pengetahuan dan mekanisme tertentu
·         Dapat menalar data-data yang tidak pasti dan memberikan beberapa alasan pemilihan
·         Dikembangkan secara bertahap dan terbatas pada bidang keahlian tertentu
·         Outputnya yang dihasilkan sesuai dengan apa yang kita harapkan

C.     Contoh Sistem dalam Bisnis:
1.      Enterprise Resource Planning (ERP)
ERP pada dasarnya memiliki konsep untuk merencanakan dan mengelola sumber daya perusahaan yang meliputi data master perusahaan tersebut. ERP biasanya digunakan oleh perusahaan dalam mengatur dan melakukan pengawasan yang saling terintegrasi terhadap unit bidang kerja yang ada dalam perusahaan.
2.      Desicion Support System (DSS)
DSS merupakan sistem informasi yang menggunakan model keputusan dan database khusus dalam membantu pengambilan keputusan bagi manajerial end user.
3.      Informatics Management System (IMS)
IMS merupakan sistem yang dimanfaatkan dalam menganalisa pembuatan keputusan.
4.      Executive Information System (EIS)
EIS merupakan sistem yang digunakan untuk memberikan akses yang mudah dan cepat dalam memberikan informasi yang selektif dari faktor-faktor kunci dalam melaksanakan tujuan strategis perusahaan.
5.      Transaction Processing System (TPS)
TPS merupakan system yang dimanfaatkan dalam mengelola transaksi yang tejadi selama berbisnis.
Teknologi informasi sudah banyak digunakan didalam berbisnis. Dimana dapat dilihat dari banyaknya sistem yang diberikan untuk memudahkan pelayanan bisnis adalah contohnya. Hal ini muncul karena adanya kebutuhan akan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan para pelaku bisnis memanfaatkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja.
Dengan demikian, seiring perkembangan teknologi maka pekerjaan akan lebih didominasi dengan memanfaatkan teknologi informasi. Sekian dari artikel kali ini, semoga bisa bermanfaat dan menjadi inspirasi anda untuk lebih baik kedepannya.

Share: