A. EKONOMI
API(APLIKASI PENGHUBUNG PEMROGRAMAN)
API (Application Programming
Interface) adalah sebuah sekumpulan perintah atau fungsi, dan protokol yang
dapat digunakan oleh seorang programmer saat membangun sebuah perangkat lunak
untuk sistem operasi tertentu. API memungkinkan programmer untuk menggunakan
fungsi standar untuk berinteraksi dengan sistem operasi lain.
API adalah sebuah bahasa dan format pesan yang digunakan oleh program
aplikasi untuk berkomunikasi dengan system operasi atau program pengendalian
lainnnya seperti system manajemen database (DBMS) atau komunikasi protocol.
·
Keuntungan memprogram dengan
menggunakan API adalah:
+ Portabilitas. Programmer yang
menggunakan API dapat menjalankan programnya dalam sistem operasi mana saja
asalkan sudah ter- install API tersebut. Sedangkan system call berbeda antar
sistem operasi, dengan catatan dalam implementasinya mungkin saja berbeda.
+ Lebih Mudah Dimengerti. API
menggunakan bahasa yang lebih terstruktur dan mudah dimengerti daripada bahasa
system call. Hal ini sangat penting dalam hal editing dan pengembangan.
Didalam Ekonomi API kita juga mengenal
System Call Interface. System call interface ini berfungsi sebagai penghubung
antara API dan system call yang dimengerti oleh sistem operasi. System call
interface ini akan menerjemahkan perintah dalam API dan kemudian akan memanggil
system calls yang diperlukan.
B.
PEMASARAN DIMENSI
Pemasaran adalah salah satu fungsi
organisasi dan seperangkat proses untuk menciptakan,mengkomunikasikan dan
menyerahkan nilai kepada pelanggan dan mengelola hubungan pelanggan dengan cara
yang menguntungkan organisasi dan para pemlik sahamnya.
Konsep inti pemasaran :
·
kebutuhan
·
pasar sasaran
·
tawaran
·
nilai dan kepuasan
·
saluran pemasaran
·
rantai pasokan
·
persaingan
·
lingkungan pemasaran
·
perencanaan pemasaran
Dimensi pemasaran holistik :
·
pemasaran relasi
·
pemasaran terpadu
·
pemsaran internal
·
pemasaran yang bertanggung jawab social
C. ROBOT
MANUSIA
Robot adalah sebuah sistem mekanik yang
mempunyai fungsi gerak analog untuk fungsi gerak organisme hidup, atau kombinasi
dari banyak fungsi gerak dengan fungsi intelligent, oleh official
Japanese
Klasifikasi ROBOT
Robot diklasifikasikan kedalam 4 bagian :
1.
Non Mobile Robot
Robot ini tidak dapat berpindah posisi dari satu tempat ke tempat lainnya,
sehingga robot tersebut hanya dapat menggerakkan beberapa bagian dari tubuhnya
dengan fungsi tertentu yang telah dirancang.
contoh : robot manipulator berlengan
2. Mobile Robot
Mobile dapat diartikan bergerak, sehingga robot ini dapat memindahkan
dirinya dari satu tempat ke tempat lain. dari segi manfaat, robot ini
diharapkan dapat membantu manusia dalam melakukan otomasi dalam transportasi,
platform bergerak untuk robot industri, eksplorasi tanpa awak dan masih banyak
lagi.
contoh : Robot Line Follower
3. Gabungan Mobile Robot dan Non Mobile Robot
Robot ini merupakan penggabungan dari fungsi-fungsi pada robot mobile dan non-mobile. sehingga keduanya saling melengkapi dimana robot nonmobile dapat terbantu fungsinya dengan bergerak dari satu tempat ke tempat lain.
Robot ini merupakan penggabungan dari fungsi-fungsi pada robot mobile dan non-mobile. sehingga keduanya saling melengkapi dimana robot nonmobile dapat terbantu fungsinya dengan bergerak dari satu tempat ke tempat lain.
4. Robot Humanoid
Robot ini dirancang dengan menirukan anatomi dan perilaku manusia. Fungsi-fungsi tubuh manusia baik lengan, kaki, mata, dan pergerakan sendi kepala dan bagian lainnya sebisa mungkin diterapkan dirobot ini.
contoh: robot ASIMO buatan jepang
Robot ini dirancang dengan menirukan anatomi dan perilaku manusia. Fungsi-fungsi tubuh manusia baik lengan, kaki, mata, dan pergerakan sendi kepala dan bagian lainnya sebisa mungkin diterapkan dirobot ini.
contoh: robot ASIMO buatan jepang
D. PEKERJA TEKNOLOGI INFORMASI BAGI MASA
DEPAN
IT Consultant atau konsultan TI
merupakan peluang kerja teknik informatika selanjutnya yang memiliki
prospek baik di masa depan. Seseorang yang mendalami seluk beluk dunia
Teknologi Informasi akan memahami berbagai teori dan bahasa pemrogaman. Ia juga
akan memiliki kemampuan mumpuni untuk membuat berbagai program komputer yang
sangat canggih. Oleh karena itu, sarjana teknik informatika dapat menggeluti
profesi konsultan TI. Profesi yang satu ini dapat membuat lulusan TI dapat
mengaplikasikan ilmunya secara nyata untuk kemajuan organisasi. Ia dapat
merancang, mengimplementasikan, serta mengevaluasi penerapan teknologi informasi
di dalam suatu organisasi.
Salah satu lowongan kerja TI yang banyak ditawarkan adalah sebagai web
administrator atau web engineer. Perkembangan teknologi
informasi membuat berkembang juga website di dunia maya. Website ini menjadi
suatu media untuk penyampaian informasi melalui internet. Untuk dapat membuat
website, seseorang harus mendalami berbagai rincian teori pemrograman, yang
tentu saja dikuasai oleh sarjana teknik informatika. Profesi web administrator
atau web engineer bertugas untuk merancang website dengan basis fitur, domain,
dan berbagai layanan di dalamnya. Selain itu, profesi yang menjadi peluang
kerja teknik informatika prospektif ini bertugas untuk mengembangkan dan
memelihara website di suatu organisasi.
E. CONTOH KASUS
Di Zaman yang serba modern ini kehidupan manusia sudah lebih instan. Dengan
adanya teknologi yang semakin hari semakin berkembang, seperti robot yang
diciptakan manusia untuk membantu manusia melakukan pekerjaanya. Contohnya
robot yang berada di industri makanan. Mesin robot ini membantu pekerjaan
manusia untuk mengisi makan dan mengemas makanan yang akan di produksi. Masih
banyak yang lainya, seperti manusia dibantu oleh robot untuk menentukan arah
jalan atau robot yang membantu manusia untuk menunjukan arah.
Selain itu robot memiliki kelebihan dan dapat membantu manusia didalam
melakukan pekerjaan robot juga banyak memiliki dampak yang merugikan bagi
manusia seperi contohnya adalah
Dampak terhadap manusia
a). Sempitnya lapangan kerja. Karena pekerjaan
sudah diaambil alih oleh robot.
b). Mentalitas teknologi, hal ini tercermin pada kepercayaan yang
berlebihan pada alat (teknosentris), seolah-olah segala sesuatu dapat
dipecahkan oleh teknologi dan sesuatu akan lebih meyakinkan kalau dilakukan
dengan peralatan dan disertai angka-angka.
c). Krisis teknologi, berbagai krisis yang melanda dunia abad ini terutama
disebabkan oleh perkembangan teknologi yang terlalu cepat, sehingga proses
adaptasi dan integrasi tidak p dilakukan. Akibatnya terhadap individu ialah
technostress, penyakit urban, penyakit peradaban
F. PENGERTIAN DAN TUJUAN BISNIS
PENGERTIAN
pengertian bisnis adalah kegiatan atau bentuk aktivitas penjualan jasa dan
barang yang bertujuan utnuk mencari atau memperoleh keuntungan kepada pihak
yang berusaha yang berlangsung secara terus menerus selama masih memberikan
keuntungan.
TUJUAN
Pada umunya tujuan didirikannya bisnis atau perusahaan tidak hanya
profit oriented semata,namun secara keseluruhan tujuan didirikannya
perusahaan meliputi :
1. Profit
2. Pengadaan barang atau jasa
3. Kesejahteraan pemilik faktor produksi dan masyarakat
4. Full employment
5. Eksistensi perusahaan dalam jangka panjang
6. Kemajuan atau pertumbuhan
7. Prestise dan prestasi
Meskipun tujuan utama mereka adalah memperoleh keuntungan namun hal
tersebut bukan berarti bahwa mereka tidak mempunyai tujuan lain selain tujuan
tersebut, masih banyak tujuan-tujuan para pembisnis yang ingin mereka raih dan
tujuan antara satu dan yang lainya bisa saja berbeda. Tujuan lain yang ingin
dicapai oleh pelaku bisnis itu diantaranya :
·
Ingin mencukupi berbagai
kebutuhannya
·
Untuk memakmurkan keluarga
·
Ingin namanya dikenal banyak orang
·
Karena ingin menjadi penerus usaha
keluarga
·
Ingin mencoba hal baru
·
Ingin memanfaatkan waktu luang
G. TEKNOLOGI
INFORMASI DAN DUNIA BISNIS
Peran Teknologi Informasi dan komunikasi
Peran Teknologi informasi (TI) dalam upaya mengintegrasikan seluruh proses bisnis memang tidak bisa dibilang kecil. Beragam solusi aplikasi dapat dimanfaatkan perusahaan untuk mewujudkan upaya ini. Dari sisi karyawan, solusi pengelolan sumber daya manusia (HRM), memungkinkan terciptanya SDM yang efektif, dan kontrol administrasi yang relatif akurat.Sumber Daya Manusia di perusahaan dapat bekerja lebih optimal dan menghasilkan kinerja tinngi bagi perusahaan.Untuk pelanggan, perusahaan dapat menggunakan Selling Chain Management. Solusi ini memungkinkan perusahaan menjalankan aktifitas pemasaran (marketing) penjualan (sales) dan pelayanan pelanggan secara bersamaan menhhasilkan output berupa pemanfaatan aplikasi Customer Relationship Management (CRM).
Peran Teknologi informasi (TI) dalam upaya mengintegrasikan seluruh proses bisnis memang tidak bisa dibilang kecil. Beragam solusi aplikasi dapat dimanfaatkan perusahaan untuk mewujudkan upaya ini. Dari sisi karyawan, solusi pengelolan sumber daya manusia (HRM), memungkinkan terciptanya SDM yang efektif, dan kontrol administrasi yang relatif akurat.Sumber Daya Manusia di perusahaan dapat bekerja lebih optimal dan menghasilkan kinerja tinngi bagi perusahaan.Untuk pelanggan, perusahaan dapat menggunakan Selling Chain Management. Solusi ini memungkinkan perusahaan menjalankan aktifitas pemasaran (marketing) penjualan (sales) dan pelayanan pelanggan secara bersamaan menhhasilkan output berupa pemanfaatan aplikasi Customer Relationship Management (CRM).
KesimpulanAplikasi teknologi informasi dan komunikasi dalam praktek komunikasi bisnis
telah memberikan hasil yang positif terhadap dunia bisnis dimana para pelakunya
dapat bersaing dengan para competitor dan dapat diterima oleh pasar secara
global.
H. PROSEDUR
PENDIRIAN BISNIS, KONTRAK KERJA DAN PROSEDUR PENGADAAN
PENDIRIAN BISNIS
Berikut ini adalah prosedur-prosedur yang harus dilakukan:
1. Tahapan pengurusan izin pendirian
Bagi badan usaha berskala besar, hal ini menjadi prinsip yang paling
penting demi kemajuan dan pengakuan atas perusahaan yang bersangkutan. Hasil
akhir pada tahapan ini adalah sebuah izin prinsip yang dikenal dengan Letter of
Intent yang dapat berupa izin sementara, izin tetap hingga izin perluasan.
2. Tahapan pengesahan menjadi badan hukum
Tidak semua badan usaha harus berbadan hukum. Akan tetapi, setiap badan usaha yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang menjadi berskala besar, maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin atas kegiatan yang dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku.
Tidak semua badan usaha harus berbadan hukum. Akan tetapi, setiap badan usaha yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang menjadi berskala besar, maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin atas kegiatan yang dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku.
3. Tahapan penggolongan menurut bidang yang dijalani
Badan usaha dikelompokkan berdasarkan jenis bidang kegiatan yang dijalani. Berkaitan dengan bidang tersebut, maka setiap pengurusan izin disesuaikan dengan departemen yang membawahinya seperti kehutanan, pertambangan, perdagangan, pertanian, dan sebagainya.
Badan usaha dikelompokkan berdasarkan jenis bidang kegiatan yang dijalani. Berkaitan dengan bidang tersebut, maka setiap pengurusan izin disesuaikan dengan departemen yang membawahinya seperti kehutanan, pertambangan, perdagangan, pertanian, dan sebagainya.
4. Tahapan mendapatkan pengakuan, pengesahan dan izin dari departemen lain
Departemen tertentu yang berhubungan langsung dengan jenis kegiatan badan usaha akan mengeluarkan izin. Namun, diluar itu, badan usaha juga harus mendapatkan izin dari departemen lain yang pada nantinya akan bersinggungan dengan operasional badan usaha, misalnya Departemen Perdagangan mengeluarkan izin pendirian industri yang berupa SIUP.
Departemen tertentu yang berhubungan langsung dengan jenis kegiatan badan usaha akan mengeluarkan izin. Namun, diluar itu, badan usaha juga harus mendapatkan izin dari departemen lain yang pada nantinya akan bersinggungan dengan operasional badan usaha, misalnya Departemen Perdagangan mengeluarkan izin pendirian industri yang berupa SIUP.
KONTRAK KERJA
Definsi kontrak kerja adalah suatu bentuk perjanjian kerja antara karyawan
dan perusahaan.
Adapun isi kontrak kerja yaitu, hak dan kewajiban karyawan dan perusahaan
selama terikat hubungan kerja, yang ditandai dengan penandatanganan kontrak
kerja tersebut oleh pimpinan perusahaan dan karyawan.
Terdapat 3 sistem kontrak kerja, yaitu:
Perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), karyawannya biasa disebut dengan
karyawan kontrak. Lamanya kontrak 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun. Masa kontrak
bisa diperpanjang dengan maksimal 2 tahun.
Perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT), karyawan dengan kontrak ini
disebut dengan karyawan permanent (tetap). Perjanjian kerja yang dibuat
bersifat tetap. Pada kontrak kerja ini, karyawan bisa langsung menjadi
tetap/permanent atau melalui masa percobaan kerja (probation) untuk paling lama
3 (tiga) bulan. Setelah lulus masa percobaan, karyawan tersebut baru bisa
menjadi karyawan tetap.
Untuk kontrak kerja melalui outsourcing, anda akan mengikuti hak dan
kewajiban perusahaan outsorcing, walaupun nantinya anda akan disalurkan ke
perusahaan yang menjadi klien perusahaan outsourcing, sehingga perjanjian yang
dibuat adalah perjanjian tidak langsung dengan tempat anda ditugaskan untuk
bekerja. Sedangkan untuk kontrak kerja langsung dengan perusahaan, anda
mengikuti hak dan kewajiban perusahaan tersebut.
PROSEDUR
PENGADAAN
Prosedur pengadaan terdiri dari prosedur pengadaan tenaga kerja dan
prosedur pengadaan barang dan jasa.
1. Perencanaan Tenaga KerjaPerencanaan
tenaga kerja adalah penentuan kuantitas dan kualitas tenaga kerja yang
dibutuhkan dan cara memenuhinya. Penentuan kuantitas dapat dilakukan dengan dua
cara yaitu, time motion study dan peramalan tenaga kerja. Sedangkan penentuan
kualitas dapat dilakukan dengan Job Analysis. Job Analysis terbagi menjadi 2,
yaitu Job Description dan Job Specification/Job Requirement. Tujuan Job
Analysis bagi perusahaan yang sudah lama berdiri, yaitu untuk reorganisasi,
penggantian pegawai, dan penerimaan pegawai baru.
I. APLIKASI
BISNIS
Aplikasi bisnis yaitu suatu aplikasi komputer atau perangkat lunak komputer
untuk menunjang kegiatan bisnis suatu perusahaan. aplikasi ini kebanyakan
digunakan untuk bisnis lewat media internet.
Pada dasarnya teknologi informasi (aplikasi bisnis salah satunya) dapat dan
memang sebaiknya dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk membuat usahanya semakin
efisien, dan mendorong usaha tersebut memiliki daya saing yang lebik dibanding
usaha lainnya. Beberapa manfaat yang bisa dirasakan pelaku usaha diantaranya
adalah :
• Pemasaran bisa lebih luas dan murah (internet marketing)
• Perubahan desain bisa disimulasikan/dicoba coba dulu tanpa takut rusak,
kehabisan bahan, dll(Photoshop, paint,
dll)
• Promosi bisa lebih menarik
• Pengelolaan keuangan lebih cepat dan mengurangi risiko penyelewengan
(aplikasi akuntansi)
• Berbagai Informasi pelanggan bisa disimpan
• Pelayanan bisa lebih cepat, contoh dengan barcode, kasir tidak perlu lagi
mengetik kode barang
• Prediksi penjualan bisa dilakukan
J. PROSES
DAN STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS TI
Strategi perusahaan berbasis sistem informasi perlu dibuat karena sumber
daya yang dimiliki perusahaan sangat terbatas, sehingga harus dimanfaatkan
secara optimal. Strategi ini juga digunakan untuk meningkatkan daya saing atau
kinerja perusahaan karena para kompetitor memiliki sumberdaya teknologi yang
sama dan memastikan bahwa aset teknologi informasi dapat dimanfaatkan secara
langsung maupun tidak langsung dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan.
K. ATURAN
E-BUSINESS PADA BISNIS
1. Komunikasiadanya fasilitas dan media yang
memungkinkan terjadinya pertukaran informasi, layanan, transaksi
elektronik (pemesanan dan pembayaran secara elektronik) dan perpindahan barang
dari penjual ke pembeli.
2. Komersialadanya sistem yang melaksanakan
transaksi online mulai dari promosi barang, pemesanan barang,
pembayaran dan pengiriman barang. Pelanggan cukup melihat dari website jenis
barang, spesifikasi dan harga barang, untuk pemesanan dilihat dari stok barang
yang ada,untuk pembayaran sistem shopping online harus terhubung dengan
otorisasi pembayaran (pihak bank).
3. Proses bisnisSetiap pelaku e-Business yang ingin
melalukan transaksi elektronik dan mendapatkan manfaatsemaksimal mungkin dari
e-Business harus melakukan optimalisasi proses bisnis internal
dengan memanfaatkan teknologi informasi agar aliran informasi, transaksi,
maupun lama pengiriman barang menjadi dipersingkat, biaya transaksi menjadi
lebih ekonomis jika dibandingkan dengan perdagangan yang dilakukan secara
tradisional.
4. LayananBagi setiap institusi yang menjadi
pelaku e-Business, penggunaan teknologi informasi dan internet seharusnya
menjadikan layanan ke customer menjadi lebih baik, lebih ekonomis, dan lebih
terjangkau.
5. LearningUntuk meningkatkan awareness baik
diantara pengguna maupun pelaku e-Business, proses edukasi sangat penting agar
semakin banyak anggota masyarakat yang menyadari manfaat dan kelebihan dari
transaksi online.
6. Kolaborasiadanya kerjasama dengan pihak lain
(stakeholder) pada setiap transaksi yang terjadi.
7.
KomunitasDalam dunia maya (world wide web) komunitas merupakan salah satu
indikator untuk mengukur aktifitas pengguna. Dalam e-Business, komunitas
merupakan media yang cukup penting untuk belajar dan memperbaiki diri secara
terus menerus baik dari sisi pelaku maupun pengguna dalam hal produk, layanan,
maupun mekanisme transaksi.




